e-Learning Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SD

Perjalanan pulang

Posted on: 16/12/2011

Hari ini sangat panas udaranya, untuk berjalan ke depan gerbang untuk pulangpun rasanya memerlukan energi yang amat banyak. Aku sudah terbiasa menaiki transportasi umum untuk sampai ke kampusku baik saat akan pergi maupun pulang dari kampus. Perjalanan pulang dari kampusku kali ini dilewati dengan transportasi umum dan rute yang berbeda, jika pada hari biasanya aku menaiki sebuah bis yang berwarna putih kusam dan berdesakan dengan penumpang lain serta berbagai macam pedagang asongan yang menawarkan makanan kecil ataupun barang-barang serbaguna yang bisa dianggap sangat miring harganya. Kali ini aku menaiki sebuah angkutan umum yang berwarna hijau yang bertuliskan Kalapa-Ledeng di kaca depan angkutan umum tersebut, aku duduk di jok pajang tepatnya paling pojok sebelah kanan bersebelahan dengan seseorang yang akan menemaniku pulang. Dia adalah teman dekatku, kami cukup lama berkenalan mungkin sekitar tiga tahun aku melewati hari-hari bersamanya. Ia seorang laki-laki yang ku kenal di kampus, seseorang yang cukup menyenangkan dalam segala hal dan juga seseorang yang bisa diajak berdebat untuk satu pembicaraan jika aku meminta sekedar saran atau opini darinya.  Sementara diluar terdengar teriakan seorang laki-laki yang berpakaian kurang rapi dan agak serampangan meneriakkan “Kalapa…kalapa…”  berulang kali sambil menggerak-gerakkan tangannya  berharap ada yang naik ke angkutan umumnya.

Angkutan umum ini pun mulai menggerakkan keempat bannya, setelah kira-kira kurang lebih 5 menit ‘mengetem’ di pinggir jalan depan kampus. Di dalam angkutan umum ini ada delapan orang penumpang termasuk aku dan teman dekatku, sementara penumpang lainnya mereka lebih memilih duduk di jok pendek yang teduh tidak terkena sinar matahari yang hanya cukup untuk lima orang saja sedangkan satu orang duduk di depan bersebelahan dengan sopir. Udara di dalam angkutan umum ini cukup terasa panas, belum lagi sengatan mataharinya yang sangat menyengat kulit. Memang beberapa hari terakhir ini cuaca di kota Bandung tidak menentu, terkadang sangat panas pada siang harinya dan pada sore hari tiba-tiba turun hujan. Tak puas dengan kibasan sebuah kipas yang sejak awal naik angkutan umum  telah dipersiapkan, maka akupun membuka jendela kaca angkutan umum, menggeserkannnya dengan sekuat tenaga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Selamat datang di E-Learning TIK !

Kalender 2011

Desember 2011
S S R K J S M
« Jan    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

KATEGORI – KATEGORI

Blog Stats

  • 16,040 hits
%d blogger menyukai ini: